Buleleng, 30 Mei 2026 – Dalam upaya nyata mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di lingkungan sekolah, Jurusan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) berkolaborasi dengan SMP Negeri 2 Seririt, Buleleng, Bali. Sinergi ini diwujudkan melalui kegiatan “Pelatihan dan Penerapan Sistem Komposting Aerob Berbasis MA-11” yang diikuti oleh dosen, mahasiswa, dan siswa setempat.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sistem manajemen lingkungan yang sehat di sekolah. Metode komposting MA-11 di SMPN 2 Seririt dipilih sebagai solusi utama karena mampu mempercepat dekomposisi sampah organik secara higienis, cepat, dan tanpa bau, sehingga sangat ideal diterapkan di area institusi pendidikan.

Edukasi lingkungan ini menjadi bukti bahwa menjaga bumi bisa dimulai dari bangku sekolah. Program pengelolaan sampah berkelanjutan ini berjalan interaktif dengan melibatkan tiga elemen penting:
- Kaderisasi Siswa: Perwakilan siswa SMPN 2 Seririt kini siap berdiri di garda terdepan sebagai agent of change yang bertugas menyebarluaskan budaya pilah dan olah sampah ke seluruh warga sekolah.
- Edukasi Teoretis Dosen: Jajaran dosen Jurusan Biologi Undiksha memaparkan konsep zero waste serta pemanfaatan bioteknologi lingkungan kepada para peserta.
- Pendampingan Praktik Mahasiswa: Mahasiswa Biologi mengajak para siswa terjun langsung ke lapangan untuk memilah sampah organik dan mempraktikkan cara kerja formula komposting MA-11.


Penerapan sistem komposting MA-11 di SMPN 2 Seririt ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem sekolah di Buleleng. Langkah kecil dari pemilahan sampah hari ini adalah lompatan besar bagi masa depan sekolah yang bersih dan sehat.
Dengan kemampuan mengolah sampah organik secara mandiri menggunakan komposting MA-11, SMPN 2 Seririt tidak hanya memproduksi pupuk kompos gratis untuk menghijaukan taman sekolah, tetapi juga berhasil menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini pada diri siswa.



Langkah kecil dari pemilahan sampah hari ini adalah lompatan besar bagi masa depan SMPN 2 Seririt. Dengan kemampuan mengolah sampah organik secara mandiri menggunakan MA-11, sekolah tidak hanya menghasilkan kompos untuk menghijaukan lingkungan sendiri, tetapi juga sedang menanam karakter peduli lingkungan pada diri siswa.
Masa depan bumi yang lestari kini dimulai dari aksi nyata warga SMPN 2 Seririt bersama tim P2M Jurusan Biologi Undiksha.
